
Review Immortal Combat (2026): Film Tiruan Penuh Adu Jotos dengan Tokoh-Tokoh Tangguh dalam Sejarah
Immortal Combat (2026)
- 1 Mei 2026
- 1h 28m
- English
- Streaming
Sebuah organisasi misterius memanggil para pejuang terhebat sepanjang sejarah, termasuk Genghis Khan dan Joan of Arc, lalu memaksa mereka mengikuti turnamen bertarung yang mematikan. Di belakang para penculiknya, para petarung mulai merencanakan perlawanan terhadap operasi tersebut.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Official Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita2
- Akting3
- Visual2.5
- Penyutradaraan2.5
- Musik3
Cocok untuk: Penggemar setia film B dan film tiruan (mockbuster)
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Review Immortal Combat ini dimulai dengan pertanyaan sederhana: bisakah ide mempertemukan nama-nama terkenal dalam satu arena menopang film aksi berbujet rendah? Film rilisan The Asylum tahun 2026 yang disutradarai Monroe Robertson ini bertaruh bisa. Hasilnya kasar, dan para kritikus tidak bersikap ramah.
Review Immortal Combat: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
Alur Immortal Combat mudah dijelaskan. Sebuah organisasi rahasia menarik para petarung legendaris keluar dari sejarah dan memaksa mereka bertarung sampai mati. Di antara para tawanan ada Joan of Arc, Cleopatra, Genghis Khan, Shaka Zulu, dan Oda Nobunaga.
Para petarung tidak begitu saja menerima nasib. Sinopsis yang beredar menyebut mereka diam-diam merencanakan perlawanan terhadap operasi itu di belakang para penculiknya. Hanya sejauh itu yang akan saya ungkap, karena kejutan film ini yang tak seberapa lebih baik dibiarkan begitu saja.
Skenarionya ditulis Ryan Ebert dan Jacob David Smith. Satu ulasan mencatat bahwa film ini terasa seperti plesetan Mortal Kombat II, dengan cerita yang hanya sedikit memiliki kesamaan dengan gimnya selain judul.
Yang Berhasil di Immortal Combat
Premisnya adalah aset terbaik film ini. Melihat seorang santa Prancis, ratu Mesir, dan penakluk Mongol di ring yang sama adalah ide konyol yang mudah diingat. Bagi penggemar film aksi semacam ini, absurditas yang menyenangkan itulah daya tarik utamanya.
Film ini juga menjaga durasi tetap singkat. Sumber berbeda pendapat soal angka pastinya, tetapi kebanyakan menyebut sekitar 88 menit. Kisah turnamen seperti ini memang tidak butuh lebih lama.
Seorang kritikus menyebutnya aksi norak, deskripsi yang adil dan belum tentu keluhan jika Anda menyukai film B. Jika Anda suka ulasan film aksi yang menggampangkan hal-hal konyol, ada keseruan yang bisa ditemukan dalam konsep ini.
Pemeran dan Akting Immortal Combat
Jajaran pemeran Immortal Combat dipimpin Dominique Swain sebagai Aria. Ia menjadi poros cerita sebagai sosok manusia di antara para tokoh sejarah.
Eve Fournier memerankan Joan of Arc.
Roxanne G.C. Brooks memerankan Cleopatra.
Charlit Dae memerankan Genghis Khan.
Samuel Selman memerankan Shaka Zulu.
Josiah D. Lee memerankan Oda Nobunaga.
Sumber juga mencantumkan Sasha Di Capri sebagai Attila the Hun, Mila Orion sebagai Boudica, dan Peter Laboy sebagai Gordon. Saya tidak menemukan catatan kritis yang mendetail tentang akting masing-masing, jadi nilailah sendiri jajaran pemerannya. Dengan pemeran sebanyak ini, setiap petarung kemungkinan hanya mendapat porsi layar yang terbatas.
Di Mana Immortal Combat Tersandung
Sambutannya keras. IMDb menampilkan skor sekitar 2,2 dari 10 di salah satu situs, dan Filmaffinity menampilkan 2,0. Seorang kritikus Rotten Tomatoes memberi nilai 0,5 dari 5 dan menyebut premisnya bodoh.
Ide Pinjaman
Utang film ini pada Mortal Kombat sulit diabaikan, dan tampaknya film ini tidak menambahkan banyak hal baru. Turnamen petarung terkenal adalah premis yang kuat, tetapi para kritikus menilai eksekusinya tidak sebanding dengan janjinya.
Ulasan Tipis, Bukti Tipis
Liputan kritis masih minim, dengan sangat sedikit ulasan yang terbit. Artinya, penilaian bisa berubah seiring makin banyaknya kritikus yang bersuara. Untuk saat ini, sinyal awalnya buruk.
Apakah Immortal Combat Layak Ditonton?
Hanya jika Anda penggemar setia aksi murahan yang sengaja dibuat konyol. Bagi kebanyakan penonton, Immortal Combat tidak layak ditonton mengingat skor penonton dan kritikus yang sangat rendah. Premisnya menyenangkan di atas kertas, tetapi film ini tampaknya menyia-nyiakannya.
Jika Anda menginginkan adaptasi gim yang lebih baik, coba baca review Street Fighter kami untuk sajian kisah gim bertarung yang lebih meriah dan lebih rapi. Jika Anda suka aksi dengan sentuhan perampokan, A Better Jianghu adalah pilihan yang lebih baik.
Anda bisa memeriksa skor terbaru dan detail pemeran di IMDb sebelum memutuskan.
Siapa yang Akan Menikmati Immortal Combat
Penggemar gaya film tiruan The Asylum yang suka malam film jelek.
Penonton yang menyukai ide tokoh sejarah dalam turnamen bertarung dan bisa memaklumi kualitas produksi yang rendah.
Teman-teman yang mencari tontonan untuk ditertawakan bersama dengan ekspektasi rendah.
Kelebihan
- Premis perpaduan tokoh sejarah yang seru
- Durasi singkat
- Daya tarik kocak bagi penggemar film B
Kekurangan
- Skor kritikus dan penonton sangat buruk
- Terlalu bergantung pada Mortal Kombat
- Cerita tipis dan tidak orisinal
Kesimpulan Kami
Immortal Combat punya premis konyol yang menyenangkan, tetapi ulasan awal menyebutnya bodoh dan tidak orisinal. Tonton hanya untuk malam film jelek.
Pemeran & Kru
Monroe RobertsonSutradara
Dominique SwainAria
Eve FournierJoan of Arc
Roxanne G.C. BrooksCleopatra
Charlit DaeGenghis Khan
Samuel SelmanShaka Zulu
Josiah D. LeeOda Nobunaga
Sasha Di CapriAttila the Hun
Mila OrionBoudica
Foto: TMDB, Toglenn / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Immortal Combat dirilis?
Immortal Combat (2026) dirilis di bioskop pada 1 Mei 2026.
Siapa sutradara Immortal Combat?
Immortal Combat (2026) disutradarai oleh Monroe Robertson.
Siapa saja pemeran Immortal Combat?
Pemeran utamanya antara lain Dominique Swain, Eve Fournier, Roxanne G.C. Brooks, Charlit Dae, dan Samuel Selman.
Berapa durasi Immortal Combat?
Immortal Combat (2026) berdurasi 88 menit (1j 28m).
Di mana saya bisa menonton Immortal Combat?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Apakah Immortal Combat layak ditonton?
Sebagian besar untuk penggemar film B yang kocak. Ratingnya sangat rendah, dengan IMDb sekitar 2,2 dari 10 di salah satu situs, jadi bersiaplah untuk tontonan yang kasar.
Siapa saja bintang Immortal Combat?
Dominique Swain memerankan Aria. Jajaran pemeran lainnya mencakup Eve Fournier sebagai Joan of Arc, Roxanne G.C. Brooks sebagai Cleopatra, dan Charlit Dae sebagai Genghis Khan.
Apakah Immortal Combat diangkat dari gim Mortal Kombat?
Bukan secara resmi. Satu ulasan menyebutnya sebagai plesetan Mortal Kombat II, dengan alur yang berbeda dari gimnya selain judul.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




