Langsung ke konten
FilmKini
Poster Masters of the Universe (2026)

Review Masters of the Universe (2026): He-Man Kembali dengan Gaya Nostalgia yang Penuh Warna

Masters of the Universe (2026)

  • 3 Juni 2026
  • 2h 21m
  • English
  • PG-13
  • Streaming

Lima belas tahun setelah terpisah dari Sword of Power, Pangeran Adam kembali ke Eternia dan mendapati kampung halamannya hancur di bawah kekuasaan Skeletor. Demi menyelamatkan keluarga dan dunianya, ia harus bergabung dengan Teela dan Duncan serta menerima takdirnya sebagai He-Man.

Bagikan:
Ulasan

Oleh Site Admin · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

Masters of the Universe — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

7.1dari 10

Rating kami

  • Cerita6
  • Akting7.4
  • Visual7.8
  • Penyutradaraan7.2
  • Soundtrack7.5

Cocok untuk: Penggemar nostalgia dan pencinta petualangan ala film popcorn

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Review Masters of the Universe: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
  2. Kelebihan Masters of the Universe
  3. Pemeran dan Penampilan di Masters of the Universe
  4. Kekurangan Masters of the Universe
  5. Apakah Masters of the Universe Layak Ditonton?
  6. Siapa yang Akan Menikmati Masters of the Universe

Review Masters of the Universe ini dimulai dari satu janji sederhana: filmnya megah, cerah, dan dibuat untuk para penggemar yang tumbuh besar bersama mainan dan serial kartunnya. Sutradara Travis Knight menghidupkan kembali waralaba era 1980-an ini lewat pedang, sihir, dan selera humor yang sehat. Film ini tidak menciptakan ulang genrenya, tetapi sering kali terasa menyenangkan.

Review Masters of the Universe: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)

Alur cerita Masters of the Universe dimulai dengan seorang pahlawan yang terasing. Pangeran Adam telah terputus dari Sword of Power selama 15 tahun. Ketika bilah pedang itu akhirnya menariknya kembali ke Eternia, ia mendapati rumahnya porak-poranda di bawah kekuasaan kejam Skeletor.

Untuk melawan, Adam harus bersatu kembali dengan sekutu terdekatnya, Teela dan Duncan, alias Man-At-Arms. Di sepanjang jalan, ia harus menerima takdir yang akan menjadikannya He-Man, pria terkuat di alam semesta. Tagline-nya, "Legends aren't born, they're forged," merangkum alur ceritanya dengan tepat.

Premisnya sudah familier, dan ceritanya jarang memberi kejutan. Sebagai gantinya, film ini menawarkan struktur petualangan yang jelas dan mudah diikuti, bahkan jika Anda belum pernah menyentuh mainan He-Man. Pada dasarnya ini adalah film aksi dan petualangan dengan sentuhan fantasi sci-fi.

Kelebihan Masters of the Universe

Kekuatan terbesarnya ada pada nuansanya. Ulasan penonton terus kembali ke satu kata yang sama: seru. Film ini mengandalkan warna, dan visualnya tampil memukau dengan cara yang menghormati kartun aslinya, bukan menjauhinya.

  • Aksi: Duel pedangnya digarap dengan baik dan efek khususnya sebagian besar kuat.

  • Humor: Komedinya menjaga suasana tetap ringan, meski kadang kebablasan.

  • Musik: Skor garapan Daniel Pemberton merangkul akar '80-an waralaba ini dengan penuh keceriaan.

  • Nostalgia: Penggemar lama mendapat banyak penghormatan tanpa perlu kuliah soal lore.

Knight menangani aksi spektakulernya dengan tangan yang mantap. Film bergerak dari satu set piece ke set piece berikutnya dengan variasi yang cukup untuk menjaga energi tetap tinggi. Jika Anda menyukai review film aksi yang mengutamakan pesona ketimbang kesan gelap, film ini cocok untuk Anda.

Pemeran dan Penampilan di Masters of the Universe

Jajaran pemeran Masters of the Universe dipimpin Nicholas Galitzine sebagai Adam dan He-Man. Ia berhasil memerankan sang pangeran yang canggung dan terluka sekaligus sosok pahlawan yang ia jelma. Penonton juga menyoroti chemistry-nya yang natural dengan Camila Mendes, yang berperan sebagai Teela.

Idris Elba menghadirkan karismanya yang khas sebagai Duncan. Ia mengangkat adegan-adegan yang mungkin terasa biasa saja. Alison Brie memerankan Evil-Lyn, dan Jóhannes Haukur Jóhannesson tampil sebagai Fisto.

Jared Leto menjadi bahan pembicaraan sebagai Skeletor. Sebagian penonton menyebut ia mencuri perhatian dengan menyeimbangkan kesan mengancam dan humor. Yang lain merasa suara dan tampilannya mengganggu, sehingga tanggapannya terbelah. Apa pun itu, sang penjahat jarang terasa membosankan.

Kekurangan Masters of the Universe

Ceritanya menjadi titik terlemah. Tidak ada yang revolusioner di sini, dan alur perjalanan sang pahlawan mudah ditebak. Penonton yang menginginkan ide segar mungkin merasa film ini bermain terlalu aman.

Durasi juga menjadi masalah. Dengan 141 menit, film ini terlalu lama bertahan, dan salah satu reaksi penggemar menyebut filmnya sekitar 40 menit terlalu panjang. Tempo mengendur ketika plot berhenti untuk mengambil napas.

Humor adalah ganjalan lainnya. Lelucon meta yang merendahkan diri sendiri bisa melemahkan drama. Sedikit lebih banyak ketulusan akan membuat momen-momen heroik terasa lebih kuat.

Apakah Masters of the Universe Layak Ditonton?

Ya, Masters of the Universe layak ditonton jika Anda menginginkan petualangan fantasi yang cerah dan ringan, serta tidak membutuhkan cerita yang mendalam. Film ini adalah perjalanan nostalgia yang seru dengan aksi yang solid, pemeran yang energik, dan musik yang tahu apa yang dikerjakannya. Skor penonton berada di sekitar 7,1 dari 10, yang sesuai dengan kesan film penghibur massa yang punya kekurangan.

Tanggal rilis Masters of the Universe adalah 3 Juni 2026, dan film ini berating PG-13. Film ini paling asyik dinikmati di layar besar, tempat warna dan efeknya punya ruang untuk bernapas. Jika Anda menyukai review film petualangan dengan sisi jenaka, Anda kemungkinan besar akan menikmatinya.

Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih serius, atau tidak suka humor yang mengedip-ngedip ke penonton, film ini mungkin terasa melelahkan. Bagi yang lain, ini adalah tontonan yang ringan dan menghibur. Untuk informasi lebih lanjut tentang waralaba ini dan sejarahnya, lihat entri Masters of the Universe di IMDb.

Siapa yang Akan Menikmati Masters of the Universe

  • Penggemar kartun dan mainan era 1980-an yang menginginkan kebangkitan penuh warna dan penuh kasih sayang.

  • Penonton yang menyukai aksi fantasi petualangan ringan dengan selera humor.

  • Siapa pun yang mencari film popcorn layar lebar, seperti penonton yang menyukai keseruan ala review Reckless yang jenaka.

Kelebihan

  • Visual penuh warna yang terinspirasi kartun
  • Aksi duel pedang yang seru
  • Chemistry para pemeran utama yang menyenangkan dan karisma Elba
  • Musik ala '80-an yang playful dari Pemberton

Kekurangan

  • Cerita mudah ditebak
  • Terlalu panjang untuk durasi 141 menit
  • Humor meta mengurangi ketulusan

Kesimpulan Kami

Masters of the Universe adalah reboot yang cerah dan penuh semangat, yang lebih mengutamakan keseruan daripada orisinalitas. Durasinya panjang dan mainnya aman, tetapi penggemar nostalgia maupun penonton kasual akan menemukan banyak hal untuk dinikmati.

Pemeran & Kru

Foto: Thierry Sollerot from Vernon (Eure, Hte Normandie), FRANCE / CC0 via Wikimedia Commons, Sofia Luna Cabras / CC0 via Wikimedia Commons, Vbrunophotog / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Bryan Berlin / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Gage Skidmore / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Adam Chitayat / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, TMDB

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Masters of the Universe dirilis?

Masters of the Universe (2026) tayang di bioskop pada 3 Juni 2026.

Siapa sutradara Masters of the Universe?

Masters of the Universe (2026) disutradarai oleh Travis Knight.

Siapa saja pemeran Masters of the Universe?

Pemeran utamanya meliputi Nicholas Galitzine, Camila Mendes, Idris Elba, Jared Leto, dan Alison Brie.

Berapa durasi Masters of the Universe?

Masters of the Universe (2026) berdurasi 141 menit (2j 21m).

Apa rating usia Masters of the Universe?

Masters of the Universe (2026) mendapat rating PG-13.

Di mana saya bisa menonton Masters of the Universe?

Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah — lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.

Apakah Masters of the Universe layak ditonton?

Layak, jika Anda mencari petualangan fantasi yang ringan dan penuh warna. Aksi dan pemerannya kuat, meski ceritanya mudah ditebak dan filmnya terlalu panjang.

Siapa yang memerankan He-Man dan Skeletor di Masters of the Universe?

Nicholas Galitzine memerankan Adam sekaligus He-Man, sedangkan Jared Leto memerankan Skeletor. Camila Mendes, Idris Elba, dan Alison Brie juga turut bermain.

Apakah Masters of the Universe cocok untuk anak-anak?

Film ini berating PG-13, sehingga lebih cocok untuk remaja dan anak yang lebih besar daripada penonton yang sangat kecil. Orang tua dengan anak yang lebih muda sebaiknya menontonnya lebih dulu.

S

Ditulis oleh

Site Admin

Site Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.

Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua