
Review Sisu: Road to Revenge: Sekuel Sisu yang Lebih Berisik dan Lebih Liar
Sisu: Road to Revenge (2025) · Sisu 2
- 21 Oktober 2025
- 1h 29m
- Finnish
- R
- Streaming
Seorang veteran Finlandia kembali ke rumah tempat keluarganya dibantai saat perang. Ia membongkar rumah itu, memuatnya ke truk, dan berangkat untuk membangunnya kembali di tempat yang aman. Komandan Soviet di balik pembantaian itu punya rencana lain.
Tempat Menonton
Oleh Webmaser · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Official Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita6.5
- Akting7.5
- Visual8
- Penyutradaraan7.8
- Musik7
Cocok untuk: Penggemar aksi brutal yang keterlaluan
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
- Review Sisu: Road to Revenge: Ringkasan Cerita (Tanpa Spoiler)
- Kelebihan Sisu: Road to Revenge
- Kisah Balas Dendam dengan Sedikit Hati
- Pemeran dan Penampilan di Sisu: Road to Revenge
- Kekurangan Sisu: Road to Revenge
- Apakah Sisu: Road to Revenge Layak Ditonton?
- Siapa yang Akan Menikmati Sisu: Road to Revenge
Review Sisu: Road to Revenge ini dibuka dengan peringatan: film ini sama sekali tidak berusaha realistis, dan justru lebih baik karenanya. Jalmari Helander kembali sebagai penulis dan sutradara untuk sekuel yang menukar premis perburuan emas film pertama dengan aksi kejar-kejaran lintas negeri. Filmnya singkat, berisik, dan keras kepala secara menyenangkan.
Review Sisu: Road to Revenge: Ringkasan Cerita (Tanpa Spoiler)
Plot Sisu 2 sesederhana isi kartu pos. Aatami Korpi, pria yang menolak mati, kembali ke lokasi di Karelia tempat keluarganya dibunuh saat perang. Ia membongkar rumah kayu itu, memuatnya ke truk, dan berencana membangunnya kembali di tanah yang aman sebagai kenangan bagi mereka.
Masalahnya, pihak Soviet masih mengingatnya. Komandan yang menghancurkan keluarganya, Yeagor Dragunov, dikirim memburunya, dan pengejaran panjang yang terus meningkat pun dimulai. Setiap mil perjalanan membawa penyergapan baru, kendaraan baru, dan alasan baru bagi segala sesuatu untuk meledak.
Premis yang bersih itu adalah aset terbaik film ini. Anda selalu tahu apa yang diinginkan Aatami, sehingga aksinya tidak pernah terasa tanpa arah.
Kelebihan Sisu: Road to Revenge
Helander paham bahwa sekuel aksi yang baik harus menaikkan taruhan tanpa terlalu mengubah formula. Di sini, adegan-adegan besarnya lebih megah, lebih aneh, dan lebih kreatif, dan banyak di antaranya terasa seperti slapstick gelap. Penonton akan terkesiap, lalu tertawa, lalu terkesiap lagi.
Film ini juga punya identitas yang mengejutkan jelas. Beberapa penonton membandingkannya dengan film western yang berlatar Finlandia, dan itu cocok: pahlawan penyendiri yang nyaris tanpa kata, perjalanan panjang, dan penjahat yang tak mau melepaskan. Kerja kerajinan di baliknya kuat, dengan set yang menawan dan sinematografi luas yang memberi pembantaian ini nuansa buku dongeng.
Dengan durasi 89 menit, filmnya juga melaju cepat. Nyaris tak ada jeda antara satu aksi dan aksi berikutnya.
Kisah Balas Dendam dengan Sedikit Hati
Di balik kehancuran itu ada gagasan emosional sederhana: seorang pria ingin membawa keluarganya pulang. Benang merah ini membuat kekerasannya tidak terasa hampa. Anda mungkin tidak akan menangis, tetapi kekacauannya jadi punya tujuan.
Pemeran dan Penampilan di Sisu: Road to Revenge
Jajaran pemeran Sisu: Road to Revenge kecil tetapi dipilih dengan baik. Jorma Tommila kembali sebagai Aatami Korpi dan nyaris tak berbicara, namun wajahnya yang keriput dan kegigihannya yang muram menopang seluruh film. Penampilannya fisik dan deadpan, serta mengundang simpati sekaligus tawa.
Stephen Lang memerankan Yeagor Dragunov, komandan yang kembali untuk menuntaskan apa yang ia mulai. Ia membawa intensitas yang garang sehingga sang jagoan punya lawan sepadan. Richard Brake tampil sebagai perwira KGB, sementara Tommi Korpela, Kaspar Velberg, dan Pääru Oja mengisi peran pendukung.
Kekurangan Sisu: Road to Revenge
Film ini dibangun di atas pijakan yang familier. Jika Anda sudah menonton film pertamanya, strukturnya akan terasa dikenali: pria tak terkalahkan, setumpuk musuh, dan rangkaian pelarian yang makin keterlaluan. Sebagian penonton akan merasa formula ini nyaman, sebagian lain berharap ada lebih banyak kejutan.
Latar ceritanya juga tipis. Beberapa momen awal mengisyaratkan kedalaman emosional yang nyata, tetapi film segera meninggalkannya demi tontonan spektakel. Kritikus yang menginginkan studi karakter dalam film perang kemungkinan akan merasa kurang puas.
Nada politiknya pun blak-blakan. Para penjahat Soviet digambarkan kasar dan satu dimensi, yang cocok dengan gaya pulp tetapi minim nuansa. Plot armor-nya juga tebal, sehingga ketegangan bergantung pada kemampuan menikmati keabsurdan, bukan mempercayainya.
Apakah Sisu: Road to Revenge Layak Ditonton?
Ya, jika Anda menikmati aksi berani yang berlebihan dan bisa menerima bahwa logika duduk di kursi belakang. Ini adalah sekuel yang padat dan percaya diri, yang memberikan persis apa yang dijanjikan judul dan premisnya. Reaksi penonton cukup hangat, dengan skor TMDB 7,3/10 dari 960 suara.
Jika Anda baru mengenal serial ini, Anda tetap bisa mengikutinya tanpa kesulitan, meski film pertamanya menambah konteks soal dendam sang penjahat. Bagi Anda yang menyukai genre ini, koleksi Review film aksi kami punya lebih banyak ulasan senada. Anda juga bisa menjelajahi Review film perang untuk kisah-kisah berlatar era yang sama. Untuk kredit lengkap, lihat halaman Sisu: Road to Revenge di IMDb.
Tanggal rilis Sisu 2 adalah 21 Oktober 2025, dan film ini berdurasi 89 menit dengan rating R.
Siapa yang Akan Menikmati Sisu: Road to Revenge
Penggemar Sisu pertama yang menginginkan lebih banyak hal serupa, hanya saja lebih berisik.
Penonton yang menyukai aksi brutal dengan humor gelap dan nuansa western.
Siapa pun yang mencari tontonan singkat dan cepat yang memacu adrenalin tanpa menuntut pemikiran mendalam.
Kelebihan
- Adegan aksi kreatif dengan humor gelap
- Akting utama Jorma Tommila yang bisu namun tangguh
- Tempo ramping 89 menit dengan tujuan yang jelas
- Set dan sinematografi yang memikat
Kekurangan
- Terlalu mengikuti formula film pertama
- Latar cerita tipis dan penjahat yang monoton
- Plot armor yang tebal mengurangi ketegangan
Kesimpulan Kami
Sisu: Road to Revenge adalah sekuel ramping yang berlebihan dengan penuh keceriaan dan tahu persis jati dirinya. Formulanya memang diulang, tetapi film ini menyuguhkan cukup banyak kreativitas dan humor gelap untuk memuaskan penggemar aksi.
Pemeran & Kru
Jalmari HelanderSutradara
Jorma TommilaAatami Korpi
Stephen LangYeagor Dragunov
Richard BrakeKGB Officer
Tommi KorpelaFinnish Man
Kaspar VelbergPilot
Pääru OjaMilitsioner
Foto: Peltimikko / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Linus Lindholm / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Dick Thomas Johnson from Tokyo, Japan / CC BY 2.0 via Wikimedia Commons, Gage Skidmore / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Lauri Rantala aka wstryder / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Ave Maria Mõistlik / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons, TMDB
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Sisu: Road to Revenge dirilis?
Sisu: Road to Revenge (2025) dirilis di bioskop pada 21 Oktober 2025.
Siapa sutradara Sisu: Road to Revenge?
Sisu: Road to Revenge (2025) disutradarai oleh Jalmari Helander.
Siapa saja pemeran Sisu: Road to Revenge?
Pemeran utamanya antara lain Jorma Tommila, Stephen Lang, Richard Brake, Tommi Korpela, dan Kaspar Velberg.
Berapa durasi Sisu: Road to Revenge?
Sisu: Road to Revenge (2025) berdurasi 89 menit (1j 29m).
Apa rating usia Sisu: Road to Revenge?
Sisu: Road to Revenge (2025) berating R.
Di mana saya bisa menonton Sisu: Road to Revenge?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Apakah Sisu: Road to Revenge layak ditonton?
Layak, jika Anda suka aksi berlebihan dan humor gelap. Penonton memberinya nilai 7,3/10 di TMDB, meski sebagian kritikus menilai ceritanya tipis.
Siapa saja yang ada di jajaran pemeran Sisu: Road to Revenge?
Jorma Tommila membintangi film ini sebagai Aatami Korpi, dan Stephen Lang memerankan Yeagor Dragunov. Richard Brake, Tommi Korpela, Kaspar Velberg, dan Pääru Oja juga tampil.
Apakah saya perlu menonton Sisu sebelum Sisu: Road to Revenge?
Tidak wajib, karena premisnya mudah diikuti. Namun, menonton film pertamanya memberi konteks lebih tentang sang jagoan dan dendam si penjahat.
Ditulis oleh
Webmaser




