Langsung ke konten
FilmKini
Poster Street Fighter (2026)

Review Street Fighter (2026): Adaptasi Gim yang Berisik dan Memecah Pendapat

Street Fighter (2026)

  • 16 Oktober 2026
  • 1h 59m
  • English
  • PG-13
  • Di Bioskop

Tahun 1993. Ryu dan Ken Masters, dua petarung yang sudah lama berpisah, terseret kembali ke arena ketika Chun-Li yang misterius merekrut mereka untuk sebuah turnamen. Film ini mengadaptasi seri gim Capcom yang sudah lama berjalan sebagai kisah aksi yang berisik dan penuh warna.

Bagikan:
Ulasan

Oleh Site Admin · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

Street Fighter — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

6.0dari 10

Rating kami

  • Cerita5
  • Akting7
  • Visual6.5
  • Penyutradaraan6
  • Musik6

Cocok untuk: Penggemar gim dan pencinta aksi bela diri

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Review Street Fighter: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)
  2. Kelebihan Street Fighter
  3. Pemeran dan Akting Street Fighter
  4. Kelemahan Street Fighter
  5. Apakah Street Fighter Layak Ditonton?
  6. Siapa yang Akan Menikmati Street Fighter

Review Street Fighter ini diawali pertanyaan sederhana: bisakah gim yang dibangun dari bola api dan turnamen bertarung berhasil menjadi film layar lebar? Sutradara Kitao Sakurai mencobanya dengan latar 1993, jajaran pemain bintang, dan banyak gaya neon. Kritikus terbelah tajam, jadi mari kita lihat hasilnya.

Review Street Fighter: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)

Plot Street Fighter berlatar tahun 1993. Ryu (Andrew Koji) dan Ken Masters (Noah Centineo) adalah mantan sahabat yang kini saling menjauh. Lalu Chun-Li muncul dan merekrut mereka untuk sebuah turnamen, menyeret keduanya kembali ke dunia yang mereka kira sudah ditinggalkan.

Skenarionya ditulis T. J. Fixman dan Kitao Sakurai, berdasarkan cerita karya Dalan Musson dan Gary Dauberman. Premisnya rapi dan mudah diikuti, cocok untuk sebuah film aksi yang berpusat pada persaingan dan luka lama. Mengenal gimnya memang membantu, tetapi bukan keharusan.

Filmnya berdurasi sekitar 119 menit, tergantung sumbernya. Film ini adalah koproduksi AS dan Jepang berbahasa Inggris, dan tayang di bioskop AS pada 16 Oktober 2026, yang menjadi tanggal rilis Street Fighter di sebagian besar daftar.

Kelebihan Street Fighter

Nilai jual terbesarnya adalah pemilihan pemain dan komitmen total pada materi aslinya. Forbes menyebutnya adaptasi gim video yang mengejutkan bagusnya dan memuji pemilihan pemain secara keseluruhan. Kutipan Metacritic juga menyebut semua orang cocok sempurna di perannya.

Latar 1993 memberi film ini cita rasa tersendiri. Film ini mengangkat era ketika budaya arkade berada di puncaknya, sehingga tampilan dan nuansanya punya identitas jenaka, bukan kilau modern yang generik.

Film ini juga punya selera humor. Sumber-sumber mencantumkan komedi di samping bela diri, dan sentuhan ringannya membuat cerita tidak terlalu serius. Itu pilihan cerdas untuk seri yang terkenal dengan karakter-karakternya yang berlebihan.

Pemeran dan Akting Street Fighter

Pemeran Street Fighter memadukan nama-nama yang sedang naik daun dengan wajah-wajah yang dikenal. Berikut siapa memerankan siapa:

  • Andrew Koji sebagai Ryu

  • Noah Centineo sebagai Ken Masters

  • Callina Liang sebagai Chun-Li

  • David Dastmalchian sebagai M. Bison

  • Jason Momoa sebagai Blanka

  • Cody Rhodes sebagai Guile

Koji dan Centineo memikul inti emosional film sebagai dua petarung dengan masa lalu bersama. Kontras mereka, yang satu serius dan yang lain lebih santai, sesuai dengan karakter di gimnya.

Para pemeran pendukunglah yang membuat film ini menyenangkan. Dastmalchian sangat cocok sebagai penjahat, sementara Momoa dan Rhodes menghadirkan kehadiran fisik yang besar sebagai Blanka dan Guile. Bahkan kritikus yang tidak menyukai film ini umumnya tidak menyalahkan para pemainnya.

Kelemahan Street Fighter

Ulasannya jauh dari seragam. The Guardian memberi nilai 2 dari 5 dan menyebutnya kekacauan mencolok yang tidak koheren, yang sesekali menghibur. TL;DR Movie Reviews menilainya membosankan dan kekanak-kanakan, serta terlalu banyak menghabiskan waktu pada subplot.

Poin terakhir itu masalah umum adaptasi gim. Dengan begitu banyak petarung ikonik yang harus dimasukkan, film ini berisiko membagi perhatian terlalu tipis dan menjauh dari kisah inti Ryu dan Ken. Ketika fokus meleset, tempo bisa menurun.

Nuansanya juga bisa membelah penonton. Film ini memadukan energi cerah ala kartun dengan kekerasan berdarah dan rating PG-13, dan tidak semua orang akan menyukai perpaduan itu. Jika Anda mencari drama dengan plot yang rapat, ini bukan filmnya.

Apakah Street Fighter Layak Ditonton?

Ya, jika Anda menginginkan adaptasi gim yang penuh warna dan energik serta bisa memaafkan penceritaan yang agak berantakan. Kritikus terbelah, jadi semuanya bergantung pada ekspektasi Anda. Forbes menyambutnya hangat, sedangkan The Guardian tidak.

Pemeran dan latar retronya memberi pesona nyata. Titik lemahnya adalah subplot yang padat dan nuansa yang tidak merata. Anggap saja sebagai malam hiburan yang berisik, bukan film hebat, dan film ini seharusnya memuaskan.

Untuk tontonan serupa, telusuri ulasan film aksi kami atau simak bagaimana Blast menggambarkan keluarga yang melawan dengan tinju. Anda juga bisa membaca latar belakang filmnya di Wikipedia).

Siapa yang Akan Menikmati Street Fighter

  • Penggemar gim Capcom yang ingin melihat karakter-karakter familier di layar.

  • Penonton yang menyukai aksi bela diri dengan sentuhan komedi yang jenaka.

  • Penonton yang menikmati jajaran pemain besar yang berisik dan tidak keberatan dengan plot yang lebih longgar.

Kelebihan

  • Pemeran yang kuat dan serasi
  • Latar 1993 yang jenaka
  • Premis jelas dan mudah diikuti
  • Humor menjaga nuansa tetap hidup

Kekurangan

  • Subplot memperlambat tempo
  • Nuansa bisa terasa tidak konsisten
  • Kritikus menilai ceritanya tidak koheren

Kesimpulan Kami

Street Fighter adalah adaptasi gim yang berisik dan penuh warna, dengan pemeran hebat dan cerita yang berantakan. Film ini seru bagi para penggemar, tetapi kritikus terbelah.

Pemeran & Kru

Foto: TMDB, Gage Skidmore / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Adam Chitayat / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Kevin Paul / CC BY 4.0 via Wikimedia Commons, Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America / CC BY-SA 2.0 via Wikimedia Commons, Sgt. Gianna Elle Sulger / Public domain via Wikimedia Commons

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Street Fighter dirilis?

Street Fighter (2026) tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026.

Siapa sutradara Street Fighter?

Street Fighter (2026) disutradarai oleh Kitao Sakurai.

Siapa saja pemain Street Fighter?

Pemain utamanya meliputi Andrew Koji, Noah Centineo, Callina Liang, David Dastmalchian, dan Jason Momoa.

Berapa durasi Street Fighter?

Street Fighter (2026) berdurasi 119 menit (1j 59m).

Apa rating usia Street Fighter?

Street Fighter (2026) berating PG-13.

Di mana saya bisa menonton Street Fighter?

Street Fighter (2026) belum memiliki jadwal rilis streaming yang dikonfirmasi. Kami akan memperbarui halaman ini setelah platformnya diumumkan.

Apakah Street Fighter layak ditonton?

Layak dicoba bagi penggemar gimnya dan aksi bela diri. Kritikus terbelah: pemilihan pemainnya dipuji, sedangkan ceritanya yang padat dan tidak merata dikritik.

Siapa saja pemeran Street Fighter?

Andrew Koji memerankan Ryu dan Noah Centineo memerankan Ken Masters. Callina Liang, David Dastmalchian, Jason Momoa, dan Cody Rhodes juga membintangi film ini.

Apakah Street Fighter diadaptasi dari gim video?

Ya. Film ini mengadaptasi seri gim Street Fighter dari Capcom yang sudah lama berjalan.

S

Ditulis oleh

Site Admin

Site Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.

Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua