

Ulasan The Delivery Rider: Pimentel Beralih dari Drama ke Aksi yang Keras
The Delivery Rider (2025)
- 23 Oktober 2025
- 1h 30m
- Tagalog
- Streaming
Santo, seorang kurir pengantar, menyaksikan sebuah kejahatan saat bekerja bersama anak angkatnya yang berusia delapan tahun. Kekuatan yang penuh kekerasan pun mendekat, dan ia harus menjaga keselamatan bocah itu.
Tempat Menonton
Oleh Webmaser · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Rating kami
- Cerita5.8
- Akting6.8
- Visual6
- Penyutradaraan6.2
- Musik5.9
Cocok untuk: Penggemar aksi singkat yang keras namun berhati
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Ulasan The Delivery Rider ini diawali dengan premis sederhana: seorang pekerja, seorang bocah kecil, dan kejahatan yang seharusnya tak pernah mereka lihat. Drama aksi Filipina karya Lester Pimentel ini hanya berdurasi 90 menit dan hadir di Netflix dengan premis yang padat dan lekat dengan jalanan. Film ini membidik sisi emosi sekaligus kerasnya aksi, dan hasilnya berada di antara keduanya.
Ulasan The Delivery Rider: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
Santo, yang diperankan Baron Geisler, mencari nafkah sebagai kurir pengantar. Ia hidup bersama Miro, bocah delapan tahun yang ia asuh seperti anak sendiri. Saat menjalankan tugas rutin, keduanya tanpa sengaja menyaksikan sebuah kejahatan, dan momen itu menyeret mereka ke jalur orang-orang berbahaya.
Plot The Delivery Rider dibangun di atas satu gagasan: lindungi sang anak dengan segala cara. Babak pertama membangun ikatan dan rutinitas keseharian keduanya sebelum ancaman datang. Setelah itu film beralih ke mode kejar-kejaran, dan temponya jarang mengendur. Skenarionya ditulis oleh Henry King Quitain.
Kelebihan The Delivery Rider
Premisnya mudah dipahami, dan itu membantu. Anda langsung tahu taruhannya dalam hitungan menit: satu pria, satu anak, dan komplotan yang tak peduli pada saksi. Durasi yang singkat membuat ceritanya ramping, nyaris tanpa bagian yang bertele-tele.
Hubungan Santo dan Miro memberi jangkar emosional bagi adegan aksinya. Penonton yang menyambut film ini dengan hangat menyoroti perpaduan sisi emosi dan kerasnya, meski cerita mengambil belokan tak terduga. Adegan laganya jelas jadi prioritas, dan penggemar ulasan film aksi akan menemukan banyak baku hantam yang fisik dan nekat.
Film ini juga memberi peran utama kepada seorang kurir pengantar Filipina dalam genre yang biasanya didominasi polisi dan tentara. Latarnya terasa hidup dan dekat dengan jalanan.
Pemeran dan Akting The Delivery Rider
Pemeran The Delivery Rider dipimpin Baron Geisler, dan dialah alasan utama untuk tetap menyimak. Reaksi awal penonton menyebut ia kembali bersinar, dan ia menghadirkan energi protektif yang penuh luka pada Santo. Ia meyakinkan, baik dalam kelembutan yang tenang maupun keputusasaan yang fisik.
Euwenn Mikaell memerankan Miro, anak yang menjadi pusat cerita. Peran ini menuntutnya memikul banyak perasaan dalam film, dan duetnya dengan Geisler memberi denyut pada sisi dramanya.
Pemeran pendukungnya meliputi:
Jake Cuenca sebagai Roden
Jennica Garcia sebagai Nichelle
JC Alcantara sebagai Arnel
Malou de Guzman sebagai Aling Maring
Para aktor ini menambahkan wajah-wajah yang akrab ke dalam cerita, meski skenario menjaga sorotan utama tetap pada Santo dan Miro.
Kekurangan The Delivery Rider
Masalah terbesarnya adalah keseimbangan. Seorang kritikus merasa film ini ingin menjadi drama keluarga yang peduli sosial sekaligus thriller aksi yang keras, namun tidak sepenuhnya berhasil di keduanya. Itu sesuai dengan pengalaman menonton: momen emosional dan adegan aksinya sering berdampingan tanpa menyatu.
Menurut seorang pengulas, kehidupan sehari-hari Santo sebagai kurir pengantar penyandang autisme mendapat perhatian lebih sedikit dibanding adegan perkelahian. Kritikus lain berpendapat bahwa autisme sang karakter lebih berfungsi sebagai alat naratif untuk mendukung aksi dan plot twist ketimbang bagian kehidupannya yang digali sepenuhnya. Itu poin yang masuk akal, dan membuat sisi dramanya terasa lebih tipis dari yang seharusnya.
Penerimaan film ini mencerminkan perpecahan tersebut. Skor penonton berada di tengah: IMDb menunjukkan 6.0/10, dan Letterboxd rata-rata sekitar 3 dari 5.
Apakah The Delivery Rider Layak Ditonton?
Ya, jika Anda menginginkan drama aksi yang singkat dan tulus serta tidak keberatan dengan sisi yang kasar. Film ini bukan klasik genre yang mulus, tetapi punya penampilan utama yang total dan pengait emosi yang jelas. Dengan durasi 90 menit, film ini tidak menuntut banyak waktu.
Jika Anda menimbang apakah The Delivery Rider layak ditonton, sesuaikan ekspektasi dengan apa yang Anda cari. Datanglah untuk kejar-kejaran dan baku hantam, dan sisi emosinya akan menjadi bonus yang menyenangkan. Datanglah untuk studi karakter yang mendalam, dan Anda mungkin pulang dengan rasa kurang. Penggemar ulasan film drama mungkin menemukan momen-momen tenangnya lebih memuaskan dibanding aksinya.
Untuk nuansa serupa tentang orang biasa yang terjebak dalam pengejaran penuh kekerasan, Anda juga bisa membaca ulasan kami tentang Delivery Run. Anda dapat melihat daftar kru dan pemeran lengkap di halaman IMDb The Delivery Rider.
Siapa yang Akan Menikmati The Delivery Rider
Penggemar Baron Geisler yang ingin melihatnya memikul sebuah film.
Penonton yang menyukai aksi ringkas yang lekat dengan jalanan dengan jalan cerita anak dalam bahaya.
Siapa pun yang menjelajahi sinema Filipina di Netflix dan mencari tontonan yang cepat dan mudah diakses.
Kelebihan
- Penampilan utama Baron Geisler yang total
- Premis jelas dan digerakkan emosi
- Durasi ramping 90 menit
- Adegan laga yang fisik dan nekat
Kekurangan
- Drama dan aksi tidak pernah benar-benar menyatu
- Alur cerita autisme terasa kurang tergarap
- Kehidupan sehari-hari mendapat porsi lebih sedikit dibanding adegan laga
Kesimpulan Kami
The Delivery Rider adalah drama aksi yang tulus dan bertempo cepat, digerakkan oleh Baron Geisler. Film ini belum berhasil menyeimbangkan dua ambisinya, tetapi tetap enak ditonton dan menyentuh.
Pemeran & Kru
- Lester PimentelSutradara
Baron GeislerSanto
Euwenn MikaellMiro
Jake CuencaRoden
Jennica GarciaNichelle
JC AlcantaraArnel
Malou de GuzmanAling Maring
Foto: Rheyjhey07 / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Unknown author / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Ramon FVelasquez / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, TMDB
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan The Delivery Rider dirilis?
The Delivery Rider (2025) dirilis di bioskop pada 23 Oktober 2025.
Siapa sutradara The Delivery Rider?
The Delivery Rider (2025) disutradarai oleh Lester Pimentel.
Siapa saja pemeran The Delivery Rider?
Pemeran utamanya antara lain Baron Geisler, Euwenn Mikaell, Jake Cuenca, Jennica Garcia, dan JC Alcantara.
Berapa durasi The Delivery Rider?
The Delivery Rider (2025) berdurasi 90 menit (1j 30m).
Di mana saya bisa menonton The Delivery Rider?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah — lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Siapa bintang The Delivery Rider?
Baron Geisler memerankan Santo, dengan Euwenn Mikaell sebagai Miro. Jake Cuenca, Jennica Garcia, JC Alcantara, dan Malou de Guzman juga tampil.
Film The Delivery Rider berbahasa apa?
Film ini berbahasa Tagalog. Film ini merupakan produksi Filipina.
Apakah The Delivery Rider layak ditonton?
Film ini pilihan yang cukup baik bagi penggemar aksi yang menginginkan tontonan singkat dan menyentuh. Kritikus menilai film ini kesulitan menyeimbangkan drama keluarga dan unsur thriller.
Ditulis oleh
Webmaser



