Langsung ke konten
Poster The Forbidden City (2025)
Bagikan:

Apakah The Forbidden City Layak Ditonton? Ulasan Kung Fu di Roma

The Forbidden City (2025) · La città proibita

  • 8 Maret 2025
  • 2h 18m
  • Italian
  • NR
  • Streaming

Seorang perempuan muda tiba di Roma untuk mencari saudarinya yang hilang. Ia bekerja sama dengan putra pemilik restoran yang terlilit utang, dan keduanya berhadapan dengan para penjahat paling kejam di kota itu.

Ulasan

Oleh Webmaser · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

The Forbidden City — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

6.9dari 10

Rating kami

  • Cerita6.3
  • Akting7.2
  • Visual7.2
  • Penyutradaraan7.1
  • Musik6.7

Cocok untuk: Penggemar aksi yang menyukai romansa dan latar yang segar

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Ulasan The Forbidden City: Ringkasan Cerita (Tanpa Spoiler)
  2. Kelebihan The Forbidden City
  3. Pemeran dan Penampilan di The Forbidden City
  4. Pemeran pendukung
  5. Kekurangan The Forbidden City
  6. Apakah The Forbidden City Layak Ditonton?
  7. Siapa yang Akan Menyukai The Forbidden City

Ulasan The Forbidden City ini bermula dari satu janji sederhana: Gabriele Mainetti menghadirkan film romansa aksi Italia yang memadukan kung fu dengan drama kriminal Roma. Filmnya berisik, fisik, dan sangat personal, meski campuran genrenya kadang goyah. Dengan durasi 138 menit, film ini menuntut kesabaran, tetapi membalasnya dengan gaya yang nyata.

Ulasan The Forbidden City: Ringkasan Cerita (Tanpa Spoiler)

Alur The Forbidden City mengikuti Mei, perempuan muda yang pergi ke Roma untuk mencari saudarinya yang hilang. Pencariannya mempertemukannya dengan Marcello, putra pemilik restoran yang terlilit utang. Ia bukan petarung, tetapi ia paham seluk-beluk jalanan dan setuju membantu.

Tak lama, keduanya terseret dalam pertarungan melawan tokoh-tokoh paling berbahaya di dunia hitam Roma. Tagline "Vengeance is her destiny" cukup menggambarkan tekad Mei. Premisnya lugas, dan kejelasan itu membuat film bisa mencurahkan tenaganya pada aksi dan atmosfer.

Kelebihan The Forbidden City

Bagian terbaiknya adalah koreografi pertarungan. Mainetti menata perkelahian dengan bobot dan kejelasan, sehingga Anda bisa mengikuti setiap pukulan tanpa tersesat di tengah potongan gambar yang cepat. Dapur, gang, dan ruangan sempit menjadi arena, dan itu memberi banyak hal untuk dinikmati para penggemar ulasan film aksi.

Benturan budaya turut menambah cita rasa. Roma bukan sekadar latar; film ini bermain dengan jarak antara pendatang dari Tiongkok dan kota yang penuh restoran keluarga serta bos kriminal lokal. Hasilnya terasa lebih segar daripada kisah balas dendam biasa.

Romansanya menjadi mesin yang bekerja diam-diam. Alih-alih menghentikan aksi demi adegan cinta, film membiarkan perasaan tumbuh di sela-sela pertarungan. Jika Anda menyukai ulasan film romantis yang dibumbui memar, perpaduan ini menarik.

Pemeran dan Penampilan di The Forbidden City

Para pemeran The Forbidden City dipimpin Liu Yaxi sebagai Mei. Ia memikul film ini dengan penguasaan fisik dan kehadiran yang waspada dan tertutup, serta meyakinkan baik dalam bertarung maupun dalam duka yang tersimpan di baliknya.

Enrico Borello memerankan Marcello dengan pesona santai dan sedikit berantakan yang kontras dengan intensitas Mei. Chemistry keduanya tumbuh perlahan dan terasa meyakinkan.

Pemeran pendukung

  • Marco Giallini sebagai Annibale

  • Sabrina Ferilli sebagai Lorena

  • Chunyu Shanshan sebagai Wang

  • Luca Zingaretti sebagai Alfredo

Nama-nama veteran Italia ini memberi tekstur dan ancaman pada dunia kriminal, serta mengangkat adegan-adegan yang mungkin terasa biasa saja.

Kekurangan The Forbidden City

Masalah utamanya adalah durasi. Pada 138 menit, tempo mengendur di bagian tengah, dan beberapa adegan drama mengulang gagasan yang sudah kita pahami. Potongan yang lebih ringkas akan membantu momentum.

Nadanya juga berpindah-pindah antara kriminal yang keras, komedi lebar, dan romansa yang tulus. Kadang gigi-giginya pas; di lain waktu saling berbenturan. Penonton yang menginginkan film aksi ramping tanpa henti mungkin merasa film ini berkelok-kelok.

Dunia kriminalnya, meski dibintangi pemeran yang bagus, bersandar pada tipe-tipe yang sudah akrab. Jika Anda pernah menonton beberapa kisah kriminal Italia, Anda akan mengenali bentuk ancamannya. Untuk suasana pulp serupa dengan rasa berbeda, coba baca ulasan Den of Thieves: Pantera.

Apakah The Forbidden City Layak Ditonton?

Ya, sebagian besar. The Forbidden City layak ditonton jika Anda mencari aksi bela diri dengan latar Eropa yang khas dan tokoh utama yang benar-benar bisa bertarung. Skor penonton berada di sekitar 6,9 dari 10 di TMDB, yang sejalan dengan kesan saya: film yang percaya diri, punya kekurangan, dan berkesan.

Tanggal rilis The Forbidden City adalah 8 Maret 2025, dan film ini berbahasa Italia dengan status tanpa rating, jadi periksa detail kontennya sebelum menunjukkannya kepada penonton yang lebih muda. Penyutradaraan Mainetti memperlihatkan ambisi dan kecintaan yang jelas pada genre, meski skenarionya melebar. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang film ini di IMDb.

Siapa yang Akan Menyukai The Forbidden City

  • Penggemar bela diri yang menginginkan pertarungan membumi dan tertata baik di latar yang tidak biasa

  • Penonton yang menyukai kisah aksi dengan romansa yang tumbuh perlahan

  • Penggemar sinema Italia lintas genre ala Gabriele Mainetti

Kelebihan

  • Koreografi laga yang jelas dan bertenaga
  • Penampilan utama Liu Yaxi yang memikat
  • Latar Roma yang segar dan benturan budaya
  • Chemistry kuat antara kedua pemeran utama

Kekurangan

  • Terlalu panjang dan tidak merata di bagian tengah
  • Nada cerita berpindah-pindah antara kriminal, komedi, dan romansa
  • Tipe tokoh dunia kriminal yang sudah familier

Kesimpulan Kami

Perpaduan kung fu dan kriminal Roma yang keras namun penuh hati. Durasinya terlalu panjang, tetapi percikannya jarang padam. Penampilan tangguh Liu Yaxi dan gaya Mainetti membuatnya layak Anda tonton.

Pemeran & Kru

Foto: Lega Nerd / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons, TMDB, Claudia78 at the Italian Wikipedia project. / Public domain via Wikimedia Commons, Quirinale / Attribution via Wikimedia Commons, Luca_Zingaretti_Siena_2010.JPG: Filippo Caranti aka Terrasque derivative work: R / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan The Forbidden City dirilis?

The Forbidden City (2025) dirilis di bioskop pada 8 Maret 2025.

Siapa sutradara The Forbidden City?

The Forbidden City (2025) disutradarai oleh Gabriele Mainetti.

Siapa saja pemeran The Forbidden City?

Pemeran utamanya antara lain Liu Yaxi, Enrico Borello, Marco Giallini, Sabrina Ferilli, dan Chunyu Shanshan.

Berapa durasi The Forbidden City?

The Forbidden City (2025) berdurasi 138 menit (2j 18m).

Apa rating usia The Forbidden City?

The Forbidden City (2025) berstatus NR (tidak diberi rating).

Di mana saya bisa menonton The Forbidden City?

Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.

Apakah The Forbidden City layak ditonton?

Ya, jika Anda menyukai aksi bela diri dengan nuansa romantis. Adegan laga yang kuat dan tokoh utama yang memikat mengalahkan durasinya yang terlalu panjang.

Siapa bintang The Forbidden City?

Liu Yaxi memerankan Mei dan Enrico Borello memerankan Marcello. Pemerannya juga mencakup Marco Giallini, Sabrina Ferilli, Chunyu Shanshan, dan Luca Zingaretti.

Film The Forbidden City berbahasa apa?

Film ini produksi Italia dengan judul asli La città proibita.

W

Ditulis oleh

Webmaser
Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua