

Ulasan The Last Shot (2025): Pekerjaan Terakhir Sang Pembunuh Bayaran yang Berjalan Lambat
The Last Shot (2025) · มือปืน
- 27 November 2025
- 1h 53m
- Thai
- 15+ (Thailand)
- Streaming
Petch adalah seorang pembunuh bayaran yang ingin keluar dari kehidupan penuh kekerasan, tetapi masa lalu tak mau melepaskannya. Terjepit antara cinta, kesetiaan, dan balas dendam, ia dipaksa menjalankan satu pekerjaan terakhir yang menentukan kebebasannya hanya lewat satu peluru.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Teaser Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita5.5
- Akting6
- Visual6
- Penyutradaraan6
- Musik5.5
Cocok untuk: Penggemar drama kriminal beralur lambat
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Ulasan The Last Shot ini membahas film aksi kriminal Thailand dari sutradara Puttipong Nakthong. Film ini mengikuti seorang pembunuh bayaran yang lelah dan ingin meninggalkan profesinya, premis yang sudah akrab dari puluhan tahun sinema gangster. Pertanyaannya, apakah gaya dan suasana cukup untuk menopangnya.
Ulasan The Last Shot: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
Petch (Somphol Rungphanit) adalah pembunuh bayaran yang ingin berhenti. Keluar tidak pernah semudah itu di dunia ini, dan film dengan cepat memperlihatkan bagaimana masa lalu, rekan, dan kolega-kolegannya terus menariknya kembali. Ia dipaksa menerima satu pekerjaan terakhir.
Tagline-nya merangkum suasana filmnya: "One last bullet, it's do or die." Plotnya dibangun di atas gagasan bahwa masa depan dan kebebasan Petch bergantung pada tembakan terakhir itu. Cinta, kesetiaan, dan balas dendam menariknya ke arah berbeda, dan film menjaga ketegangan itu tetap hidup tanpa membuatnya rumit.
Judul asli film ini dalam bahasa Thailand adalah Mue Puen, dengan durasi 113 menit. Film ini dirilis pada 27 November 2025 dan tercantum di Netflix, meski Anda sebaiknya memeriksa ketersediaannya di wilayah Anda.
Kelebihan The Last Shot
Aset terbesar film ini adalah sikapnya. Seorang penonton IMDb membandingkan tampilan dan nuansanya dengan film kriminal 1970-an ala Scorsese atau Coppola, juga dengan film kriminal Hong Kong era 80-an dan 90-an. Perbandingan itu memang muluk, tetapi menunjukkan apa yang dikejar film ini: drama gangster yang murung dan berfokus pada karakter, bukan tontonan spektakel tanpa henti.
Premis Familier yang Tetap Tahan Uji
Premis "satu pekerjaan terakhir" berhasil karena taruhannya mudah dipahami. Anda langsung mengerti apa yang diinginkan Petch dalam hitungan menit. Kejelasan itu membantu penonton yang baru pertama kali menjajal sinema kriminal Thailand.
Penggemar genre ini juga akan menghargai fokusnya pada kesetiaan dan konsekuensi. Jika Anda menyukai cerita semacam ini, lihat ulasan film kriminal kami untuk rekomendasi serupa.
Pemeran dan Performa The Last Shot
Jajaran pemeran The Last Shot dipimpin Somphol Rungphanit sebagai Petch, pria yang lelah dengan hidup yang dijalaninya. Ia dikelilingi Patara Eksangkul sebagai Bom, Sarika Sathsilpsupa sebagai Sai, Benjamin Joseph Varney sebagai Ton, Auttakorn Boonpeng sebagai Sumlee, dan Chatchai Plengpanich sebagai Somjit.
Ansambel ini menghadirkan lingkaran kriminal yang terasa hidup, dengan tiap karakter terikat pada Petch lewat utang, kasih sayang, atau kecurigaan. Chatchai Plengpanich adalah nama yang cukup dikenal di antara mereka. Meski begitu, naskahnya memberi ruang berkembang yang terbatas bagi para pemeran pendukung, sehingga banyak beban bertumpu pada kehadiran di layar, bukan kedalaman tulisan.
Kekurangan The Last Shot
Tempo adalah keluhan yang paling sering muncul. Seorang pengulas Letterboxd menyebut film ini lambat, dan pendekatan slow-burn-nya memang menguji kesabaran di antara momen-momen kunci. Untuk film berlabel aksi, energinya bisa terasa rendah.
Detail karakter adalah titik lemah lainnya. Seorang kritikus di Moviesr.net berpendapat bahwa film ini tidak pernah menggali masa lalu para karakternya. Itu hanya satu pendapat dari situs yang lebih kecil, tetapi sejalan dengan celah yang nyata: kita diberi tahu bahwa riwayat Petch penting, namun hanya sedikit yang kita ketahui tentangnya.
Skor penonton pun biasa saja. IMDb menampilkan 6,3/10 dari 39 penilaian, dan TMDB menunjukkan 6,0 dari jumlah suara yang sangat sedikit. Belum ada konsensus kritikus yang dipublikasikan.
Apakah The Last Shot Layak Ditonton?
Ya, jika Anda menyukai kisah kriminal yang murung dan berjalan pelan serta tidak butuh aksi nonstop. The Last Shot menawarkan atmosfer dan premis yang bersih, tetapi tidak menciptakan ulang genre pembunuh bayaran.
Alasannya sederhana. Ambisinya lebih besar daripada penggarapan karakternya, dan temponya akan membuat sebagian penonton kehilangan minat. Namun dengan durasi di bawah dua jam dan rasa gaya yang kuat, film ini cukup menemani malam para penggemar genre. Penonton yang menginginkan adegan aksi murni mungkin lebih cocok dengan ulasan film aksi di situs kami, atau ulasan kami tentang Assassin (2023).
Untuk informasi latar belakang, lihat halaman IMDbfilm ini.
Siapa yang Akan Menikmati The Last Shot
Penggemar sinema kriminal Thailand dan Asia yang lebih menyukai atmosfer daripada spektakel.
Penonton yang menyukai kisah pembunuh bayaran "satu pekerjaan terakhir" beserta dilema moralnya.
Penonton sabar yang tidak keberatan dengan tempo yang lebih lambat dan tenang.
Jika Anda menginginkan sensasi cepat dan meledak-ledak, film ini mungkin terasa terlalu tertahan. Jika Anda mencari suasana dan premis sederhana yang tegang, film ini layak dicoba.
Kelebihan
- Atmosfer kriminal retro yang suram dan sarat mood
- Premis yang jelas dan mudah diikuti
- Jajaran pemeran pendukung yang solid
- Durasi ringkas, 113 menit
Kekurangan
- Tempo lambat di beberapa bagian
- Latar belakang karakter yang tipis
- Aksi terbatas untuk ukuran genrenya
Kesimpulan Kami
The Last Shot adalah drama pembunuh bayaran Thailand yang bergaya, tetapi belum merata. Suasana dan premisnya berhasil, namun tempo lambat dan detail karakter yang dangkal membuatnya kurang tepat sasaran.
Pemeran & Kru
Puttipong NakthongSutradara
Somphol RungphanitPetch
Patara EksangkulBom
Sarika SathsilpsupaSai
Benjamin Joseph VarneyTon
Auttakorn BoonpengSumlee
Chatchai PlengpanichSomjit
Foto: TMDB, Sry85 / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan The Last Shot dirilis?
The Last Shot (2025) dirilis di bioskop pada 27 November 2025.
Siapa sutradara The Last Shot?
The Last Shot (2025) disutradarai oleh Puttipong Nakthong.
Siapa saja pemeran The Last Shot?
Pemeran utamanya meliputi Somphol Rungphanit, Patara Eksangkul, Sarika Sathsilpsupa, Benjamin Joseph Varney, dan Auttakorn Boonpeng.
Berapa durasi The Last Shot?
The Last Shot (2025) berdurasi 113 menit (1j 53m).
Apa klasifikasi usia The Last Shot?
The Last Shot (2025) berating 15+ (Thailand).
Di mana saya bisa menonton The Last Shot?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah — lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Apakah The Last Shot layak ditonton?
Film ini layak dicoba bagi penggemar drama kriminal beralur lambat. Penonton yang menginginkan aksi nonstop mungkin merasa temponya lambat.
Siapa bintang The Last Shot?
Somphol Rungphanit memerankan Petch. Pemeran lainnya antara lain Patara Eksangkul, Sarika Sathsilpsupa, Benjamin Joseph Varney, Auttakorn Boonpeng, dan Chatchai Plengpanich.
Apakah The Last Shot berbahasa Inggris?
Tidak, ini film berbahasa Thailand. Judul aslinya adalah Mue Puen.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




