Langsung ke konten
FilmKini
Poster The Smashing Machine (2025)
Bagikan:

Layakkah The Smashing Machine Ditonton? Ulasan Jujur Kami

The Smashing Machine (2025)

  • 1 Oktober 2025
  • 2h 3m
  • English
  • R
  • Streaming

Pada akhir 1990-an, petarung mixed martial arts yang sedang naik daun, Mark Kerr, bermimpi menjadi petarung terbaik di dunia. Di luar ring, ia berjuang melawan ketergantungan opioid dan hubungan yang bergejolak dengan kekasihnya, Dawn.

Ulasan

Oleh Webmaser · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

The Smashing Machine — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

6.4dari 10

Rating kami

  • Cerita6
  • Akting7.5
  • Visual6
  • Penyutradaraan6.5
  • Musik5.5

Cocok untuk: Penggemar drama olahraga serius dan studi karakter

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Ulasan The Smashing Machine: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)
  2. Yang Berhasil di The Smashing Machine
  3. Pemeran dan Penampilan di The Smashing Machine
  4. Di Mana The Smashing Machine Tersandung
  5. Layakkah The Smashing Machine Ditonton?
  6. Siapa yang Akan Menikmati The Smashing Machine

Ulasan The Smashing Machine ini dimulai dengan satu hal sederhana: Dwayne Johnson belum pernah terlihat dan terdengar seperti ini di layar. Film biografi karya Benny Safdie ini mengikuti pionir UFC Mark Kerr melewati masa-masa awal olahraga tersebut yang keras. Film ini lebih tertarik pada retakan dalam diri sang petarung daripada kemenangannya.

Ulasan The Smashing Machine: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)

Plot The Smashing Machine berlatar akhir 1990-an, ketika mixed martial arts masih menjadi tontonan pinggiran. Mark Kerr adalah petarung yang sedang naik daun dan ingin menjadi yang terhebat di dunia. Ia mendominasi di dalam ring, tetapi uang pas-pasan dan hadiah besar masih di luar jangkauan.

Kehidupannya bersama kekasihnya, Dawn Staples, adalah medan pertarungan lain. Kerr juga bergulat dengan ketergantungan opioid yang membayangi latihan dan rumah tangganya. Film ini mengamati bagaimana tekanan-tekanan itu saling bergesekan, alih-alih berlomba menuju sebuah trofi.

Benny Safdie menulis sekaligus menyutradarai film ini, dan hasilnya lebih mirip studi karakter daripada biografi olahraga. Adegan pertarungan memang penting, tetapi bukan inti ceritanya.

Yang Berhasil di The Smashing Machine

Gagasan terbaik film ini adalah kontras. Kerr tampak seperti mesin yang tak terhentikan, tetapi di luar kandang ia terlihat lelah, tidak percaya diri, dan rapuh. Ketika Safdie tetap dekat dengan jurang itu, film ini menemukan emosi yang nyata.

Pendekatannya membumi dan jauh dari glamor. Alih-alih kepahlawanan yang mengilap, Anda disuguhi gambaran suram yang terasa hidup tentang olahraga yang masih mencari pijakan. Sebagian penonton menilai film ini terasa lebih ramping dan murah daripada anggarannya, tetapi kesan mentah itu cocok dengan zamannya.

Temponya disengaja. Sebagian orang akan menyebutnya slow burn, dan beberapa adegan sunyi terasa lebih menghantam daripada pertandingan mana pun.

  • Sudut pandang yang terkendali dan manusiawi terhadap legenda olahraga

  • Adegan pertarungan yang mengutamakan karakter

  • Nuansa zaman yang menghindari nostalgia murahan

Pemeran dan Penampilan di The Smashing Machine

Jajaran pemeran The Smashing Machine dipimpin Dwayne Johnson sebagai Mark Kerr, dan inilah alasan utama untuk menontonnya. Ia nyaris tak dikenali. Riasan tebal memang membantu, tetapi perubahan sesungguhnya ada pada ketenangannya dan kesedihan yang ia biarkan terlihat. Reaksi awal penonton terbelah soal jangkauan aktingnya, namun banyak yang terkejut melihat betapa baik ia memerankan pria yang nyaris tak membiarkan emosinya keluar.

Emily Blunt memerankan Dawn Staples, kekasih Kerr, dan ia menghadirkan sisi bergejolak sekaligus kehangatan dalam hubungan yang menjadi pusat cerita. Adegan-adegan mereka berdua menopang sebagian besar dramanya.

Ryan Bader tampil sebagai sesama petarung Mark Coleman, dan penonton menyebutnya sebagai pemeran pendukung yang kuat. Jajaran pemeran juga menampilkan Bas Rutten sebagai dirinya sendiri, Oleksandr Usyk sebagai Igor Vovchanchyn, dan Lyndsey Gavin sebagai Elizabeth Coleman. Menggandeng petarung sungguhan menambah kredibilitas adegan di sasana dan arena.

Di Mana The Smashing Machine Tersandung

Gaya observasional yang lambat ini tidak akan cocok untuk semua orang. Siapa pun yang mengharapkan film olahraga underdog yang membakar semangat mungkin merasa film ini terlalu menahan diri. Dramanya bisa melantur, dan beberapa bagian terasa berulang.

Film ini juga bertumpu pada gagasan bahwa rasa sakit Kerr sebagian besar bersifat batin, sehingga ia sulit dibaca. Penonton yang menginginkan puncak emosi yang jelas mungkin menganggapnya datar. Beberapa kritikus merasa produksinya tampak sederhana dibandingkan ambisi ceritanya.

Film ini juga tidak menjaring penonton yang besar, dan skor penonton berada di angka biasa saja, 6,4 dari 10. Itu sesuai dengan film yang punya kelebihan nyata dan keterbatasan yang jelas.

Layakkah The Smashing Machine Ditonton?

Ya, jika Anda mencari drama karakter yang muram, bukan tontonan seru ala malam pertarungan. Penampilan Johnson saja sudah memberi film ini alasan untuk ada, dan Blunt memberi dukungan yang kuat.

Film ini berating R dan berdurasi 123 menit, dan menontonnya butuh kesabaran. Ini bukan KO, tetapi cukup banyak pukulan telaknya. Penggemar ulasan film aksi yang bisa menyesuaikan ekspektasi kemungkinan besar akan merasa terpuaskan. Untuk latar belakang petarung aslinya dan produksi film ini, lihat halaman IMDb film tersebut.

Film ini tayang perdana pada 1 Oktober 2025.

Siapa yang Akan Menikmati The Smashing Machine

  • Penggemar film biografi olahraga yang membumi dan berfokus pada sosok manusianya, bukan trofinya

  • Penonton yang penasaran melihat Dwayne Johnson dalam peran dramatis yang serius

  • Pengikut MMA yang tertarik pada masa-masa awal olahraga ini

Kelebihan

  • Penampilan Dwayne Johnson yang berubah total dan rapuh
  • Emily Blunt menghadirkan ketegangan nyata dalam hubungan mereka
  • Pendekatan membumi yang mengutamakan karakter pada era awal MMA

Kekurangan

  • Tempo lambat dan beberapa bagian terasa berulang
  • Produksi sederhana, kadang terlihat murahan
  • Kerr sulit dibaca secara emosional

Kesimpulan Kami

The Smashing Machine adalah film biografi yang tidak merata namun tulus, ditopang penampilan memukau Dwayne Johnson. Film ini menukar keseruan yang memuaskan penonton dengan potret tenang seorang petarung yang terluka.

Pemeran & Kru

Foto: PhilipRomano / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, TMDB, Kevin Paul / CC BY 4.0 via Wikimedia Commons, Michael Dunn from Silicon Valley, USA / CC BY 2.5 via Wikimedia Commons

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan The Smashing Machine dirilis?

The Smashing Machine (2025) dirilis di bioskop pada 1 Oktober 2025.

Siapa sutradara The Smashing Machine?

The Smashing Machine (2025) disutradarai oleh Benny Safdie.

Siapa saja pemeran The Smashing Machine?

Pemeran utamanya antara lain Dwayne Johnson, Emily Blunt, Ryan Bader, Bas Rutten, dan Oleksandr Usyk.

Berapa durasi The Smashing Machine?

The Smashing Machine (2025) berdurasi 123 menit (2j 3m).

Apa klasifikasi usia The Smashing Machine?

The Smashing Machine (2025) berating R.

Di mana saya bisa menonton The Smashing Machine?

Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terbaru.

Apakah The Smashing Machine layak ditonton?

Ya, jika Anda menyukai drama olahraga yang lambat dan berfokus pada karakter. Penampilan Dwayne Johnson adalah daya tarik utamanya, meski tempo filmnya mungkin menguji kesabaran penonton yang menginginkan aksi cepat.

Apakah The Smashing Machine diangkat dari kisah nyata?

Ya. Film ini mengikuti kehidupan pionir UFC dan MMA Mark Kerr, yang diperankan Dwayne Johnson, pada akhir 1990-an.

Siapa bintang The Smashing Machine?

Dwayne Johnson memerankan Mark Kerr dan Emily Blunt memerankan Dawn Staples. Ryan Bader, Bas Rutten, dan Oleksandr Usyk juga tampil.

W

Ditulis oleh

Webmaser
Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua